SHARE
dampak soda

BIKESTREAK – Bagi praktisi olah raga menenggak sport / energy drink bisa jadi hal yang lumrah, meskipun sebagian dari mereka meyakini bahwa minuman ini bisa memicu kerusakan gigi. Gigi jadi lebih cepat rusak dan lapisan gigi juga lebih gampang terkena erosi.

Para dokter di Ohio State University melakukan uji komparasi dengan membandingkan tingkat erosi gigi antara atlet-atlet yang sering mengkonsumsi sport drink dengan gigi orang-orang yang jarang menenggaknya. Hasilnya, sekitar 36 % atlet mengalami erosi gigi, sedangkan 40% dari orang yang bukan praktisi olahraga tersebut juga mempunyai masalah yang sama.

Penelitian ini membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara menuman berenergi dan erosi gigi. Alkohol dan camilan justru lebih berpengaruh buruk terhadap erosi gigi daripada sport drink. Meski demikian juga sebaiknya kita perlu meminum air biasa selepas meminum sport drink, dan tak lupa gosok gigi, seperti anjuran orang tua pada anak kecil.

Beberapa penelitian lain bertentangan dengan hasil diatas. The Academy of General Dentistry pada tahun 2012 menunjukkan bahwa potensi erosi dari cola adalah 10 kali lebih besar daripada jus buah. Sport drink memiliki kadar gula yang lebih tinggi daripada soda. Kadar asam dalam soda maupun minuman olahraga yang berlebihan dapat merusak enamel gigi.

Soda mengandung pemanis seperti sukrosa, fruktosa, sorbitol dan sakarin. Pemanis ini berfungsi sebagai sumber makanan bagi bakter. Bakteri ini berkembang biak dengan cepat dan menghasilkan asam laktat karena mereka mengkonsumsi gula pada gigi Anda. Asam laktat kemudian membuat enamel Anda menjadi menipis.

jika Anda hanya menggunakan minuman berenergi untuk tetap terhidrasi selama berolahraga, Anda tak perlu khawatir. Seperti hasil studi Ohio State University sebelumnya yang menemukan bahwa tidak ada hubungan antara erosi gigi dan konsumsi minuman olahraga.

LEAVE A REPLY