SHARE
doping epo

BIKESTREAK – Penggunaan doping memang dapat meningkatkan endurance dan power pada pemakainya. Namun, sebenarnya obat-obatan ini juga menimbulkan efek samping yang membahayakan. Beberapa dampak yang muncul biasanya seperti susah tidur, pusing, perasaan yang selalu gelisah, naiknya tekanan darah dan suhu tubuh. Selain konsekuensi umum tersebut, setiap jenis doping memiliki efek samping khusus yang berbeda.

Pemakaian anbolik steroid seperti androstenedione, nandrolone dan stanozolol, akan meningkatkan tekanan darah, memperkeras pembuluh arteri, meningkatkan resiko penyakit jantung, lever, bahkan kanker. Konsekuensi pemakaian tak wajar untuk obat diuretik seperti acetazolamide, chlorthalidone, dan bumetanide akan membuat pemakainya menjadi dehidrasi, sakit kepala, mual, denyut jantung yang tak normal. Dehidrasi yang berlebihan akan mengganggu kerja ginjal dan jantung, yang tentu hal ini sangat membahayakan.

Suntikan hormon HGH, misalnya seperti somatotrophin akan meningkatkan kadar glukosa dalam darah, atau disebut juga diabetes, sakit jantung, permasalahan pada persendian dan jaringan pengikat, tingginya kadar lemak, melemahnya otot, aktifitas thyroid yang lemah dan cacat.

EPO juga memiliki efek samping yang berbeda. Obat ini dapat memicu tekanan darah tinggi, penyumbatan pembuluh arteri dan vena, pembengkakan otak, jantung yang mudah berdebar, luka pada otot, dan mual. Obat-obatan beta blockers yang digunakan untuk pengidap hipertensi sebenarnya juga bisa menjadi pemicu susah tidur, datangnya mimpi buruk, depresi, kelelahan, gula darah rendah dan gagal jantung.

Pemakaian insulin yang berlebihan juga sangat berbahaya. Insulin yang sebenarnya merupakan hormon yang diproduksi pankreas untuk menyedot kelebihan kadar gula darah ini jika digunakan secara tak wajar dapat menyebabkan kematian. Hal serupa bisa juga terjadi dalam penyuntikan sel darah merah ke dalam tubuh, baik milik sendiri ataupun donor dari orang lain. Maka dari itu penggunaan obat-obatan pendongkrak stamina perlu dihindari disamping tidak adanya sikap sportivitas juga membawa dampak buruk bagi tubuh.

Nb: sambungan dari artike sebelumnya.

LEAVE A REPLY