SHARE
komposisi gigi

BIKESTREAK – Ada begitu banyak teknik bersepeda yang perlu diketahui, seperti teknik menikung (cornering), pengereman, shifting, dan masih banyak lagi. Mempelajari kaidah-kaidah tersebut akan membantu kita dalam menghemat waktu dan energi, yang akhirnya akan meningkatkan efisiensi dalam bersepeda.

Kadang banyak biker yang tidak memperhatikan komposisi gear yang mereka gunakan. Berusaha keras tetap menggunakan gear yang tinggi, gear besar pada bagian depan (crank) dan gear kecil pada bagian belakang (sprocket). Jika dipaksakan hal ini akan mengeluarkan banyak energi dan putaran pedal tetap pada irama yang rendah. Disisi lain kadang memaksa mengayuh dengan cepat menggunakan gigi yang terlalu rendah (gear kecil di bagian depan dan gear besar dibagian belakang).

Salah satu kunci dalam efisiensi bersepeda adalah dengan menemukan kombinasi gear yang tepat. hal ini akan membuat kayuhan cenderung stabil, tidak terlalu berat dan tidak terlalu ringan. Cara terbaik untuk menentukan komposisi yang tepat adalah dengan bereksperimen, selalu mencoba.

Gigi rendah untuk tanjakan

Ketika mendekati bukit, segera beralih ke gigi rendah untuk melewati tanjakan secara perlahan. Gear depan (crank) memakai ring terkecil, gear belakang (sprocket)memakai ring ukuran besar (gear 1-3).

Gigi menengah untuk jalanan normal

Untuk jalanan normal yang datar posisi gigi menengah merupakan posisi yang pas untuk aktivitas gowes secara harian seperti bike to work/school. Menggunakan chain ring tengah pada crank, dan gigi belakang menggunakan sprocket dengan gear antara 3-6.

Gigi tinggi untuk medan turunan

Jika kondisi jalanan memungkinkan untuk dapat melaju dengan kecepatan tinggi, dengan beralih ke gigi tinggi akan sangat membantu dalam menempuh perjalanan jauh terlebih saat melahap jalan dengan kontur yang cenderung menurun.

________________________________________________

Hindari menggunakan kombinasi yang terlalu jauh. Hal ini akan memberatkan kinerja bahkan meregangkan rantai.

LEAVE A REPLY