SHARE
hujan tengah kota

BIKESTREAK – Meskipun banyak yang tak suka, bersepeda menerabas hujan kadang menjadi kesenangan tersendiri. Artikel berikut hanyalah beberapa tips bersepeda / gowes saat musim hujan yang mana kondisi jalanan menjadi selalu basah dan kadang juga licin.

Badan harus tetap kering dan hangat

Kita tidak perlu peralatan bersepeda terbaru dan terbaik untuk berkeliling kota dengan sepeda. Sebuah jas hujan yang layak berikut celananya merupakan perlindungan yang baik. Pakaian ini mengurangi angin dan membuat badan kita tetap kering. Penggunaan fender juga bermanfaat mencegah pakaian terkena cipratan pasir basah.

Pasang lampu depan dan belakang pada sepeda

Penggunaan lampu setidaknya terlihat dari jarak 500m di depan. Lampu ini memungkinkan orang lain untuk melihat kita dari arah belakang, depan, maupun samping. Untuk menambah visibilitas di malam hari bias menggunakan tape reflektor. Selama pemakaiannya tidak terlalu banyak sehingga terkesan alay.

bersepeda saat hujan

Menggunakan rem seperlunya

Melakukan pengereman mendadak dijalan-jalan tertentu yang licin tentu berbahaya. Lakukan pengereman secara soft & smooth untuk menjaga kestabilan. Kadang permukaan aspal yang dicat terasa lebih licin.

Hindari genangan air

Tak perlu tergoda membuat splash dengan melalui genangan air. Selain mengganggu pengguna jalan lain, genangan air kadang menyamarkan lubang atau jalanan yang rusak.

Jaga jarak terhadap kendaraan di depan

Jangan berjalan terlalu dekat di belakang pengendara motor dan mobil lain. Cipratan tanah yang basah selalu melompat-lompat keluar dari ban belakang kendaraan bermotor meskipun dilengkapi fender. Fender memang berfungsi meminimalkan jumlah kotoran yang beterbangan dari belakang roda, namun tidak seluruhnya dapat dihambat.

______________________________________________

Setelah aktivitas menerobos hujan selesai tentu sepeda dalam keadaan kotor dan berlumpur. Ditengah waktu luang kita perlu segera mencucinya agar kembali besih dan enak dipandang.

LEAVE A REPLY