SHARE
takaran garam

BIKESTREAK – Garam dalam dunia kedokteran banyak disebut sebagai pembawa penyakit. Paling sering diketahui, garam menyebabkan osteoporosis (kerapuhan tulang). Namun demikian garam sebenarnya juga sangat dibutuhkan tubuh. Pengeroposan tulang oleh garam pernah dibahas dalam The Scientific Advisory Committe on Nutrition (SACN) dari AS. Garam lebih banyak memacu tubuh untuk kehilangan kalsium lewat urine dan keringat. Sebagai gantinya, tubuh juga melepaskan kalsium pada tulang untuk menjaga kestabilan komposisi dalam darah. Makin banyak urine dan keringat yang keluar, makin banyak kalsium yang dilepas oleh tulang dan memungkinkan timbulnya osteoporosis.

Diluar itu garam juga memiliki banyak manfaat. Garam berperan dalam membantu gerak saraf, pergerakan otot, dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Kandungan sodium dalam darah, bersama dengan glukosa, berfungsi mengatur kadar air dalam tubuh. Kekurangan maupun kelebihan garam (atau gula darah), sama-sama berdampak tidak baik.

Dalam aktifitas harian, sodium banyak ditemukan pada makanan seperti kentang goreng, ayam goreng, burger, keripik kentang, berbagai snack, dan juga mi instan. Itu tadi hanya sebagian makanan yang mengandung garam dalam jumlah berlebih, diatas kebutuhan normal tubuh. Sayuran dalam kaleng dan keju juga kadang mengandung zat ini. Selain itu juga beberapa penyedap seperti, soy sauce, garlic salt, dan onion salt  Sedangkan pada minuman, kandungan sodium paling banyak terdapat dalam minuman bersoda.

snack bersodium

Karenanya praktisi kesehatan sering menyarankan para pengendara sepeda aktif untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi soda. Bagi orang dewasa, normalnya kadar sodium tak lebih dari 300 mg. Hal ini sama dengan seujung sendok teh. Untuk garam juga disarankan tak lebih dari 1.500 mg / hari, atau kalau bisa takarannya dapat dikurangi.

Disamping menjadi penyebab keropos, sodium juga tak bisa menghilangkan rasa haus, bahkan sebaliknya, cenderung merangsang timbulnya dahaga. Minuman bersoda, tak mampu menjaga cairan yang ada dalam tubuh. Jika terlalu banyak tubuh juga dapat mengalami dehidrasi / kekurangan cairan karena keringat yang keluar bisa mencapai 1000 mg / jam. Dan itu tentu berbahaya jika tetap dipaksakan mengayuh sepeda.

Oleh sebab itu, jika memang ingin melakukan touring dengan bersepeda jarak jauh, lebih baik membawa minuman yang dicampur dengan gula dan garam atau sport drink. Yang penting kandungan gula dan garam dalam tubuh tetap terjaga, dan minum air putih secara teratur selama perjalanan.

LEAVE A REPLY