blog counter

Mountain Bike

Home Mountain Bike
berita terbaru seputar mountain bike dari dalam maupun luar negeri

Harga Sepeda Phoenix Gunung, BMX, Mini Dll April 2018

BIKESTREAK – Harga Sepeda Phoenix, Dalam perkembangannya sepeda tidak hanya digunakan untuk memenuhi aktivitas sehari-hari saja namun juga menjadi sebuah kebutuhan demi menjaga kebugaran tubuh. Tidak mengherankan kalau sekarang banyak perusahaan sepeda yang mengeluarkan produk-produk terbarunya untuk ditawarkan ke konsumen.

Salah satunya yaitu Phoenix yang sudah lama ikut meramaikan pasar industri sepeda secara global. Merek yang satu ini diproduksi oleh Phoenix Company Ltd atau Shanghai Phoenix Bicycle yang merupakan perusahaan sepeda asal Cina. Selama karirnya Phoenix berhasil melalang buana hingga lebih dari 50 negara termasuk Indonesia.

banyak kelebihan yang dimiliki oleh sepeda Phoenix ini seperti harga cukup murah dan terjangkau namun secara kualitas sudah sangat memuaskan, belum lagi didukung pula dengan berbagai teknologi terbaru yang canggih dan mutakhir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi penggunanya.

Sepeda Phoenix dirancang menggunakan material terbaik yang proses pembuatannya diawasi langsung oleh para ahli sehingga memenuhi standar keamanan internasional. Berikut daftar harga sepeda Phoenix terbaru yang akan saya berikan secara lengkap khusus untuk anda para pecinta gowes:

Harga Sepeda Phoenix

Sepeda Gunung Phoenix

No Tipe Sepeda Harga
1 Sepeda Gunung Phoenix 117 Rp 1.350.000,-
2 Sepeda Gunung Phoenix Fashion Rp 1.200.000,-
3 Sepeda Gunung Phoenix Sport Rp 1.150.000,-
4 Sepeda Gunung Phoenix Pro Racing Fashion Rp 1.400.000,-

Sepeda Lipat Phoenix

No Tipe Sepeda Harga
1 Sepeda Lipat Phoenix Suspension Rp 1.150.000,-
2 Sepeda Lipat Phoenix 7speed Shimano Rp 950.000,-
3 Sepeda Lipat Phoenix Anank-ank 16″ 6speed Rp 850.000,-

Sepeda Anak Phoenix

No Tipe Sepeda Harga
1 Sepeda Anak Phoenix 515 Rp 540.000,-
2 Sepeda Anak Phoenix Roda 12 Rp 550.000,-

Sepeda City Phoenix

No Tipe Sepeda Harga
1 Sepeda City Bike Phoenix Fashion 6 Speed Rp 1.200.000,-

Sepeda BMX Phoenix

No Tipe Sepeda Harga
1 Sepeda BMX Phoenix 20″ 718 Rp 700.000,-

Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki oleh sepeda Phoenix tersebut setidaknya bisa menjadi referensi buat anda untuk bisa memiliki sepeda terbaik dengan harga murah. Anda dapat dengan mudah membeli sepeda Phoenix tersebut baik di toko sepeda atau di toko online.

Baca Juga : Harga Sepeda Lipat Phoenix Bekas

Namun jika uang anda tidak cukup untuk membeli sepeda Phoenix terbaru maka tidak ada salahnya membeli yang versi seken dan tentu saja harganya jelas lebih murah. Demikian tadi sedikit informasi tentang harga sepeda Phoenix beserta berbagai keunggulannya.

Gran Canaria, Nirwana para MTBer yang Fantastis

0
alam gran canaria

BIKESTREAK – Lokasi Gran Canaria lebih dekat dengan ujung barat daya Maroko daripada wilayah daratan Spanyol, namun demikian pulau ini termasuk dalam bagian dari Spanyol. Pulau ini terletak di Samudra Atlantik sekitar 150 kilometer di lepas pantai barat laut Afrika dan sekitar 1350 km dari Eropa. Daerah yang diselimuti pegunungan yang tinggi dengan trek yang panjang menjadi tempat yang perlu dikunjungi bagi penghobi MTB. Wilayah yang sempurna untuk dijelajahi menggunakan sepeda MTB.

Setiap sudut kota yang menawan

Setiap salah satu desa di sini menyembunyikan sesuatu, hal ini menjadikan desa-desa tersebut menjadi tempat yang layak untuk dikunjungi.

sudut kota gran canaria spanyol

Melakukan penjelajahan di seluruh bagian pulau akan didapati hal-hal yang menarik bagi setiap pengunjung. Anda akan menemukan jalanan melalui tebing yang akan tinggal di memori anda selamanya. Segala sesuatu di pulau ini adalah radikal: pegunungan yang indah dan diselimuti hutan, pasir, dan pantai. Banyak juga didapati jalan makadam disini.

Perlu diketahui juga bahwa anda dapat traveling menuju Kepulauan Canary di musim dingin dan menikmati tidak kurang dari 128 pantai dengan suhu rata-rata 24 º. Tapi sangat sedikit orang yang tahu akan daerah pegunungan di pulau itu, daerah yang merupakan surga nyata untuk bersepeda gunung.

eksotisme gran canaria

Gran Canaria adalah benua miniatur dengan susunan ekosistemyang istimewa. Pulau ini memiliki 32 area alam yang dilindungi, delapan cagar alam dan lebih dari 100 tanaman asli. Gran Canaria merupakan tempat yang dapat dimanfaatkan untuk menikmati evolusi flora.

Pulau ini terdiri dari banyak pegunungan dan memiliki pemandangan indah. Di sini, tidak ada jalan yang datar dan penuh dengan batu-batu.

Gran Canaria menyembunyikan tempat-tempat menakjubkan

trek pegunungan gran canaria

Tempat yang tak dapat dilewatkan: Roque Nublo di Tejeda – sebuah batu besar yang dikelilingi oleh mahkota awan, Museum Cueva Pintada di Galdar, pelabuhan Mogán dengan pemandangan matahari terbenam yang luar biasa. Pantai Las Canteras di Las Palmas dan Maspalomas yang terkenal akan bukit-bukit pasirnya.

Ohlins Keluarkan Suspensi Upside Down Fork Sepeda Downhill

0
downhill usd fork

BIKESTREAK – Nama besar Ohlins lebih banyak dikenal sebagai produsen suspensi kelas atas untuk pasar otomotif. Moto GP dan Superbike-pun menggunakan suspensi ini. Di area sepeda, Ohlins juga mengeluarkan produk suspensi untuk fork dan rearshock, sehingga menjadi pesaing Fox, Rockshox, Marzocchi, maupun X-Fusion.

Tak seperti fork pada umumnya, kali ini Ohlins mengeluarkan fork upside down untuk sepeda (atau bisa juga disebut inverted fork) yang dikhususkan untuk downhill. Suspensi upsidedown sebenarnya memang bukan hal baru dilingkungan sepeda. Meskipun semua motocross untuk kompetisi menggunakan suspensi jenis ini, namun hal ini berbeda dengan sepeda downhill. Hal tersebut memang tak bisa disamakan.

Ohlins telah bekerja sama dengan Specialized selama beberapa tahun, dan kali ini membangun OE (Original Equipment) untuk fork Specialized Demo, yang biasanya produk ohlins digunakan sebagai produk aftermarket. Namun produk suspensi ini masih dalam bentuk prototype. Jika dilihan di website resmi specialized, saat ini Demo 8 memang masih menggunakan Rockshox untuk kedua downhillbike-nya, baik demo carbon maupun alloy.

Lintasan Sepeda Di Pegunungan Cederberg, Berbatu Dan Asing

0
trek freeride

BIKESTREAK – Ewald Sadie ialah seorang fotografer khusus action sports dan outdoor asal Afrika Selatan. Foto-foto dibawah ini merupakan bagian dari perjalanannya bersama Matthieu Hamel. Karena keinginannya mencari sesuatu yang unik, tujuannya kali ini adalah Cederberg, suatu daerah yang tandus dan berbatu namun memiliki pemandangan yang indah dengan dataran tinggi yang diselimuti bebatuan.

Dihabiskan waktu 3 jam dengan sepeda gunung melalui jalanan penuh kerikil saat mencari perkemahan. Suhu di siang hari pun melonjak bersama matahari yang mulai naik. Dengan sebagian besar medan yang tak mungkin dilewati sepeda, beberapa kali mereka harus memanggul sepedanya, bersama dengan perlengkapan makanan minuman dan tentu saja kamera.

medan berbatu

Setelah melalui lintasan sepeda di pegunungan yang sulit, akhirnya terbayar dengan ditemukannya lokasi yang benar-benar menakjubkan, baik untuk pemotretan ataupun jalur untuk bersepeda. Berbagai variasi bentuk dan ukuran batuan alam tampak berjajar dengan indah sehingga wilayah ini bisa menjadi lokasi yang pas untuk fotografi action sport.

Free Ride, Truly Free

0
freeride sunset wallpaper

BIKESTREAK – Seperti cabang olahraga downhill, permainan extreme ini juga mementingkan keberanian dan skill dalam menuruni trek yang meliuk-liuk di perbukitan. Salah satu cabang MTB ini sering dikompetisikan di negara AS, Inggris dan Spanyol. Nama freeride sendiri awalnya populer untuk olah raga snowboard.

Perbedaan dengan aturan pada cabang downhill, di freeride ini para rider diberi kebebasan memilih trek yang akan dilalui dari titik start hingga finish, tidak terpasang pita pembatas layaknya kompetisi downhill. Ingin menerabas drop-off yang tinggi maupun melewati trek teraman semuanya ada pada pilihan para rider, namun seringan-ringannya lintasan freeride tentu tak seringan lintasan cross country. Untuk keamanan juga disetiap lintasan downhill selalu terpasang pita pembatas, tak seperti lintasan freeride.

redbull rampage free ride

Jika ingin melihat lebih detail, tontonlah beberapa video redbull rampege, kompetisi tertinggi di kelas freeride. Beberapa rider bahkan melewati beberapa obstacle dengan berbagai style. Meski ada kelas tersendiri untuk jenis sepeda freeride, sepeda yang digunakan dalam redbull rampage murni downhill bike, bukan dari jenis freeride bike, hal ini bisa jadi karena extremenya medan yang dihadapi.

freeride park

Tidak Terdaftar dalam Kalender Uci

Meski sering diperlombakan di beberapa negara dan mulai populer, olahraga extreme ini tidak pernah diadakan oleh UCI. Alasan safety mungkin yang membuat UCI tidak mengagendakan kompetisi freeride ini. Tingkat resiko yang dihadapi pemain freeride terlalu tinggi. Obstacle yang dilewati juga tak terukur tingkat kesulitannya. UCI sendiri sangat memperhatikan tingkat rintangan dalam suatu kompetisi.

free ride competition

Julia Hofmann, Lady Biker dari Tim Cube Lulusan Desain Interior

0

BIKESTREAK – Julia Hofmann adalah salah satu biker wanita asal Jerman yang berbakat. Wanita lulusan desain interior ini mulai aktif di dunia sepeda sekitar 2004 lalu, dan saat ini (2014) berusia 29 tahun. Karena dia seorang interior designer, skripsi yang dikerjakan saat itu membahas tentang semua desain interior pada ruangan terkecil. Hal ini diapikasikannya pada Land Rover miliknya yang sering digunakan untuk mengangkut sepeda kemanapun dia pergi.

Kadang ia juga membuat video dan mengabadikan foto dari semua kisah travelingnya. Mungkin hal ini bisa menjadi inspirasi bagi yang ingin memodifikasi kendaraan pribadi agar serupa dengannya. Jarang sekali jika ada wanita yang dapat melakukannya sendiri. Mengingat hal ini merupakan pekerjaan laki-laki pada umumnya, maka cukup mengherankan bisa yang melakukannya adalah seorang wanita.

Sejak 2012 lalu Julia telah bergabung dalam tim Cube. Julia tidak hanya fokus ke satu bidang balap sepeda, terkadang menggeluti downhill, tetapi juga aktif dalam kompetisi enduro.

“saya dapat melatih kemampuan endurance melalui perbukitan panjang dengan baik dan juga menunggangi sepeda melewati salju, hal ini membuat saya lebih fit”, ungkap Julia.

 

Keindahan Jalur Sepeda Cross Country Ringan Di Australia

0
intro munda biddi

BIKESTREAK – Di Australia dibangun sebuah trek sepeda Cross Country yang cocok untuk siapa saja, karena medan disini tidak dibangun dengan obstacle yang sulit seperti jalur bikepark. Tempat ini dinamai Munda Biddi Trail, yang diambil dari bahasa Aborigin yang berarti “jalur hutan”.

Total jalur Munda Biddi sepanjang 1000 km dengan beberapa opsi lintasan antara 26-139km. Bagi orang tua ataupun biker yang hanya ingin mencari jalur off-road yang mulus tak perlu khawatir, karenanya juga trek ini tak cocok bagi penghobi freeride. Namun demikian tentu tetap ada jalur dengan medan-medan yang sedikit menantang di kilometer tertentu.

jalur xc lite

Disini para pesepeda akan diajak menikmati keindahan hutan dengan kebudayaan Aborigin, tepatnya di Perth, Australia. Mereka dapat mengamati beberapa tumbuhan dan satwa liar jarang ditemui di tempat lain. Tentu saja,disini juga disediakan camp bagi parak cyclist yang ingin menginap. Camp tersedia setiap 30-45 km antar kota.

perkemahan trek xc

Munda biddi dibangun pada awal 2000an dan selalu mengalami perkembangan di tahun-tahun berikutnya hingga 2013. Hingga saat ini terhitung ada lebih dari 21.000 pengunjung yang datang setiap tahun dari seluruh dunia.

ladies on bike

Transformasi Frame Polygon Collosus DH dari Tahun ke Tahun

0
sepeda downhill 2013

BIKESTREAK – Polygon mulai memasarkan downhill bike pada tahun 2007 yang sudah diperkenalkan pada akhir 2006 dengan nama Collosus DH 2.0. Seiring berjalannya waktu, rancangan frame dan komposisi parts yang digunakan silih berganti dengan berbagai perkembangan fitur dan teknologi. Tak hanya line up downhill bike, nama domain dan logo industri sepeda asal sidoarjo tersebut juga mengalami perombakan. Dari polygoncycle.com berganti polygonbikes.com, dan logo baru polygon yang sekarang berbentuk heksagon, namun bikestreak tidak membahas soal itu. Kembali lagi pada jajaran Collosus DH, sebenarnya tidak banyak info yang didapat, karena produk yang sudah discontinue tentu saja sudah dihapus pada website resmi.

polygon_logo

Collosus DH 2.0 2007

polygon downhill 2007

Sepeda ini merupakan sepeda downhill pertama yang dikeluarkan polygon ke pasaran pada 2007. Menggunakan suspensi belakang Quad Suspension System big hit dengan travel 8-9 inci keluaran Manitou Metel, dan untuk fork depan dipilih produk Rock Shox Boxxer Team. Drivetrain memakai Shimano Saint dipadu chain guide FSA.

Collosus DH 2.0 2009

downhill polygon 2008

Beberapa tahun lalu Insera & Astro memang melakukan kerja sama yang lebih intens. Astro & Insera bisa dibilang 2 karakter perusahaan yang berbeda dengan kekuatan yang berbeda, Astro sangat baik di bidang frame building (Industri ini mendesain frame GT selama beberapa tahun, Moondraker yang dipakai Fabien Barel, Foes, Azonic (brand ini dulunya milik Astro), KHS dll..) namun mereka tidak membuat sepeda, sedangkan Insera mempunyai lab test yang sangat lengkap, namun kurang memiliki resource dalam hal building hi end frame. Jika sebatas hardtail non carbon memang mampu inhouse, selebihnya hanya kirim gambar ke Taiwan dan minta mereka buat.

Collosus DH 2010

sepeda downhill 2010

Mulai 2010 polygon mengeluarkan lebih dari satu varian sepeda downhill, disamping DH 2.0 juga ada DHX dengan pilihan komponen yang lebih tinggi dari 2.0. Frame keluaran 2010 ini menjadi penyempurnaan dari edisi 2009, sekaligus menjadi frame DH dengan desain paling simpel diantara jajaran Collosus DH yang lain.

Collosus DH 2011

polygon dh 2011

Hanya jeda setahun, polygon kembali meluncurkan geometri baru untuk sepeda downhillnya. DH 2011 ini menggunakan ALX6XXX Alloy Frame dengan travel 8 inci. Berbeda dengan line up DH yang lain, pada salah satu varian DH 2011 ini polygon menggunakan drivetrain keluaran Sram.

Collosus DH 2012

sepeda downhill 2013

Hingga saat ini (setidaknya saat artikel ini ditulis) geometri DH 2012 masih digunakan. Bisa jadi ini merupakan frame dengan teknologi terbaik yang dimiliki polygon. Frame yang sangat kokoh sehingga las-lasan pada frame terlihat dengan jelas. Penggunaan teknologi suspensi FS2 (Floating Suspension Generation 2) terbukti lebih responsif dibanding geometri sebelumnya. Berkat teknologi tersebut, kontrol sepeda menjadi lebih baik, kuat, dan memiliki kemampuan manuver yang tinggi. Teknologi FS2 juga memungkinkan bobot sepeda lebih ringan sekitar 200-800 gram untuk setiap jenisnya.

Prototype Collosus DH

sepeda polygon terbaru

Diluar line-up diatas, polygon meluncurkan prototype sepeda downhill yang tidak dilempar kepasaran. Tampak suspensi belakang yang telah didesain ulang. Frame pada sepeda ini menggunakan desain dual link. Kedua link prototipe lebih pendek, dengan unit yang lebih rendah tidak berputar di sekitar braket bawah seperti pada Collosus. Posisi rear shock juga tampak lebih tegak.

RECENT POST