SHARE

BIKESTREAK – Personel JKT 48 bermandi keringat saat berjoget dan kembali fresh setelah minum sport drink. Iklan televisi sudah pasti mendramatisir dalam melakukan promosi. Selama kebutuhan cairan dalam tubuh terpenuhi, tubuh manusia sebenarnya sudah sehat wal afiat.

Air biasa (bukan sport drink) tetaplah minuman yang utama. Air juga merupakan komponen utama dalam darah yang membawa berbagai nutrisi ke seluruh tubuh. Saat tubuh memerlukan energi, energi cadangan dari sel akan memproses secara biologis. Proses itu juga membutuhkan air sebagai sarana transportasi.

pocari sweat - jkt 48

Sekitar 92-94 % isi sport drink sebenarnya hanyalah air. Sisanya selain karbohidrat dan protein umumnya Cuma aroma perasa. Suplemen tambahan itulah yang berfungsi sebagai charging tubuh ketika selesai berolah raga.

Jika anda mengunjungi minimarket ataupun supermarket pasti menemui deretan memanjang berisi berbagai merk sport drink. Ada yang masih berupa bubuk atau kemasan dalam botol plastik yang tinggal diminum. Jika ingin hemat, sebenarnya bisa juga membuat sendiri. Campuran yang penting selain air putih yaitu 6 % gula dan aram. Kok mirip obat diare? Memang, fungsinya pun sama, yaitu mengganti cairan yang keluar.

Tipe Sport Drink

Larutan hipotonik

Mengandung elektrolit dan sedikit kadar karbohidrat. Cepat mengganti cairan yang hilang melalui keringat. Cocok untuk olahraga ringan seperti senam ataupun balap mobil/motor.

Larutan isotonik

Mengandung elektrolit sekitar 6-8 % karbohidrat. Cepat mengganti cairan tubuh yang hilang, dan mengirim tambahan karbohidrat. Banyak dimanfaatkan atlet dalam olahraga yang memerlukan endurance tinggi seperti sepak bola.

Larutan hipertonik

Mengandung karbohidrat dalam kadar tinggi. Dipakai untuk mengganti kalori yang terkuras selama berlolahraga keras, dan bermanfaat untuk menambah glikogen dalam tubuh. Cairan ini cocok untuk orang-orang yang berolah raga jarak jauh seperti marathon. Dikonsumsi di tengah-tengah aktivitas olahraga dan berselang-seling dengan larutan isotonik sesuai kebutuhan.

minuman berenergi

Fungsi Elektrolit

Larutan elektrolit berfungsi dalam beberpa hal. Pertama, elektrolit juga merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh. Kedua, mengatur keseimbangan kadar asam dan basa yang dibutuhkan dalam aktifitas harian. Ketiga, mengatur osmosis cairan di seluruh tubuh.

Kecepatan tubuh menyerap sport drink

Ada 2 faktor: Kadar karbohidrat > makin tinggi kadar karbohidrat, makin lama dalam memenuhi volume perut, larutan isotonik dengan kadar 6-8 % terserap sama cepatnya dengan air biasa. Kadar elektrolit > kandungan sodium dan potasium dalam minuman olahraga akan mengurangi produksi urin. Karenanya, larutan ini akan cepat memenuhi perut, lebih cepat diserap tubuh, dan mengurangi kemungkinan dehidrasi.

Minuman alternatif lain

larutan jus

Jus

Jus memang bernutrisi tinggi, tetapi gula buah (fruktosa) memperlambat penyerapan air dalam tubuh. Jus sendiri bisa juga dianggap makanan dalam bentuk lain karena selain mengandung elektrolit juga terdapat karbohidrat, mineral, protein, dan vitamin.

Minuman karbonasi (soft drink)

Jika terlalu banyak keringat yang keluar, minum soda sebaiknya ditunda dulu. Asam dalam karbonat akan menyerang gigi dan tulang. Minuman ini juga tak mengandung nutrisi, namun kandungan gulanya juga bermanfaat menambah energi seketika (meskipun juga cepat habis).

Kopi dan teh

Minuman ini sebenarnya dapat mencegah dehidrasi. Keduanya berjenis diuretik, yaitu menstimulus ginjal memompa terlalu banyak air ke dalam aliran darah, meskipun pada waktu yang sama sistem pencernaan juga memerlukan air yang cukup untuk sarana transportasi makanan. Jika ditambah dengan susu penyerapan air malah lebih lambat.

LEAVE A REPLY