blog counter

Reviews

Home Reviews
review fullbike maupun komponen & aksesoris dari berbagai jenis & merk sepeda

Sepeda Freeride Scott Voltage FR20 hanya Memakai Sram X4 dan X5

0
scott freeride

BIKESTREAK – Scott Voltage merupakan sepeda yang dirancang untuk freeride maupun mini downhill yang pertama di produksi pada 2007. Rancangan geometri dan suspensinya didesain agar mampu melibas medan trail di bike park. Chainguide E13 LG-1 yang ringan tetap menjaga kinerja rantai meskipun saat sepeda melewati medan yang ekstrim.

ADJUSTABLE GEOMETRY AND TRAVEL

scott technology

Sepeda seberat 16,9 kg (37,18 lbs) ini memiliki beberapa pilihan geometri dan travel shock sesuai kebutuhan pengguna, seperti slope style maupun di lintasan bikepark. Frame ini memiliki 2 posisi rearshock yang memungkinkan untuk penggunaan travel antara 160-180mm.

Voltage FR20 menggunakan garpu Rockshox Domain R sepanjang 180mm dan rear shock memakai X-Fusion Vector R. Transmisi untuk shifter hanya menggunakan Sram X4 yang merupakan produk entry level. RD memakai Sram X5 8 speed medium cage karena shifter X4 terbatas hanya ada opsi 8 speed. Pilihan brakeset jatuh kepada Shimano BR-M445 dengan diameter  disc sepanjang 203mm. Ban tapak lebar dengan ukuran 26 x 2,35 dari Schwalbe Downhill Evolution Line yang menghiasi sepeda ini siap diajak melahap berbagai kondisi lintasan.

Sepeda Downhill Specialized Demo 8I dengan Teknologi Suspensi Baru

0
sepeda dwonhill 2014

BIKESTREAK – Skill downhill merupakan perpaduan antara kalkulasi resiko yang dihadapi dan dan tingkat kepercayaan diri pada kemampuan seseorang. Dirancang untuk menjadi sepeda downhill terbaik, geometri frame karbon Demo 8 memberi kendali maksimal pada pengendara dalam menghadapi medan-medan yang sulit.

Dengan 200 mm travel di depan (RockShox Boxxer RC Fork) dan belakang (FOX VAN RC custom shock), suspensi sepeda ini akan mudah untuk melibas berbagai trek downhill. Paduan ban depan Specialized Butcher DH yang telah terbukti di beberapa kejuaraan dunia dan ban belakang Specialized Slaughter DH untuk performa di medan yang sulit. Sprocket dan transmisi Sram 10 speed (shifter sram X7 & RD sram X9) membuat setiap perpindahan gigi menjadi akurat dan responsif baik di tanjakan maupun turunan.

Sub-seatstay

Suspensi FSR yang eksklusif, dibuat khusus untuk menghadapi kerasnya balapan Downhill.  Sub-seatstay Berfungsi merendahkan titik pusat gravitasi untuk kendali maksimum saat pengereman, menikung, dan berakselerasi. Hal ini akan mempermudah pengendalian sepeda dengan responsif tanpa mengorbankan kinerja suspensi FSR.

Shock Öhlins TTX

shock belakang specialziedSuspensi Öhlins ini amat unik dengan memberikan perspektif baru dalam memahami interaksi antara sepeda gunung dan kinerja suspensi. TTX merupakan teknologi peredam kejut yang benar-benar menawarkan kualitas penyerapan benturan yang tak tertandingi namun juga memberikan traksi yang maksimal. Dengan adanya teknologi ini akan meningkatkan kestabilan dan kecepatan di tikungan. TTX22M juga menggunakan spherical bearing pada penyangga depan yang memungkinkan shock untuk berputar saat sepeda sedang mendapatkan beban samping. Untuk 2014, Öhlins TTX hanya akan digunakan pada Demo 8 dan Enduro EVO.

Chain Guide MRP G3, Top Level Chain Guide

0

BIKESTREAK – Dari berbagai chain guard yang beredar di pasaran, G3 merupakan salah satu produk chainguide terbaru dari MRP (Mountain Racing Product), produsen chain guard yang sudah kondang namanya. Sejauh ini G3 memiliki performa yang ideal.

Chain guard ini berfungsi menjaga rantai selalu pada posisinya dan mengurangi kebisingan saat pedal dikayuh atau saat melewati trek yang kasar. Adanya karet pada bagian atas chain guide digunakan untuk meredam bisingnya bunyi rantai. Roller dan G-slide juga tetap bekerja dengan optimal meski dalam kondisi berlumpur.

Chainguide ini tersedia untuk 2 ukuran, 32-36T (mini) dan 36-40T (mega), dengan 2 pilihan warna hitam atau putih. Meskipun dengan berat antara 153g (Mini Carbon ISCG) hingga 204g (Mega Alloy ISCG), namun chain guide ini tetap merupakan produk yang sangat kuat dan kaku.

Spesifikasi Sepeda Downhill Giant Trance 2017, Kini Lebih Stabil

0
trail 275

BIKESTREAK – Sama seperti versi sebelumnya, sepeda trail enduro keluaran Giant ini tetap menggunakan suspensi belakang dengan travel sepanjang 140mm dan roda berukuran 27,5”. Namun demikian desain dan geometri dari frame Giant Trance 2017 kini telah mengalami beberapa pembaruan. Mereka (bagian marketing) mengklaim sepeda ini mampu melewati tanjakan semudah menggunakan sepeda XC, namun juga mampu melibas trek turunan layaknya  sepeda enduro.

Pengembangan Geometri

Desainer mereka berusaha membuat spesifikasi sepeda downhill Giant Trace untuk frame yang memiliki kestabilan lebih baik dari versi sebelumnya. Salah satu perubahan ini adalah merevisi konfigurasi suspensi agar keseimbangan lebih terjaga. Link suspensi belakang kini dibuat dari material karbon, yang membuat bobot link lebih terpangkas dari model sebelumnya yang terbuat dari bahan aluminium.

Pivot utama yang kini ditempatkan sedikit lebih rendah dari seat tube. Shock yang baru juga diklaim memiliki jangkauan rebound adjustment yang lebih luas, sehingga memudahkan rider untuk mencari setingan yang lebih presisi. Panjang chainstay kini lebih pendek 5mm yang kini menjadi 435mm. dan ketinggian bottom bracket juga lebih rendah 5 mm dari versi sebelumnya. Bagian fork memiliki travel 150 mm dengan sudut head angle sebesar 67 derajat.

Jajaran tertinggi akan dilengkapi dengan drivetrain SRAM Eagle 12 speed, kaki-kaki menggunakan ban Schwalbe Nobby Nic, Garpu depan memakai Rockshox Pike RCT3 dan pada shock belakang terpasang Rockshox Super Deluxe RC3.

3 Sepeda Eksklusif dari Porsche: Porsche Bike, Bike RS, Bike RX

0
porsche bike RX

BIKESTREAK – Diproduksi dari material yang ringan, menjadikan sepeda keluaran Porsche sebagai sepeda cross country yang baik untuk melahap rute on road maupun off road. Porsche identik dengan sporty, performa, dan kenikmatan berkendara. Desain sepeda-sepeda ini sangat khas dengan Porsche, dengan lekukan frame yang identik dengan siluet mobil sport asal Jerman tersebut.

Porsche Bike RX

Dirancang untuk rute XC, Porsche Bike RX dilengkapi dengan group set Shimano XTR 20 speed, roda 27,5 inci, dan frame karbon yang ringan, stabil, dan mampu meredam getaran dengan baik.

Sepeda ini juga dilengkapi fork bersuspensi udara DT Swiss dan hydraulic disc brakes dari Magura. Sepeda type Bike RX ini dijual seharga 4.500 euro (sekitar Rp70 juta) di Jerman.

porsche bike RX
porsche bike RX

Porsche Bike RS

Porsche Bike RS, hanya berbobot 9 kg, dengan rangka high-end yang terbuat dari karbon dan kombinasi komponen yang ergonomis. Dirancang untuk perjalanan melalui daerah perkotaan atau perjalanan jauh, Bike RS memiliki juga disertai group set Shimano XTR 20 speed dan perangkat rem ultra ringan dari Magura. Sepeda ini merupakan jenis paling mahal di antara ketiganya dengan harga 5.500 euro (sekitar Rp85 juta).

porsche bike RS
porsche bike RS

Porsche Bike

Sedangkan Porsche Bike, dirancang untuk penggunaan di dalam kota. Sepeda ini menggunakan group set Shimano Alfine 8 speed dan disc brake MT26 dari Magura. Porsche Bike dibanderol dengan harga 2.650 euro (sekitar Rp41 juta).

porsche bike
porsche bike

Ketiga model tersebut dilengkapi label anti pencurian yang terletak di bawah rangka. Label ini berisi kode unik yang dapat digunakan untuk melaporkan secara online jika ada kehilangan sepeda. Masing-masing sepeda ini tersedia dalam tiga ukuran, yakni S, M dan L, dan ketiganya tidak dijual secara online.

Part Sepeda Terbaru Groupset SRAM XX1 Black Edition

0
rd xx1 black

BIKESTREAK – Kita baru saja mengawali tahun 2015 dan Sram saat ini telah siap menggarap untuk model 2016. Produk terbaru kali ini ialah Sram XX1 black edition. Tidak banyak info apakah ada perubahan teknologi sepeda dari produk sebelumnya, namun produk ini dibuat untuk biker yang kurang suka dengan komposisi warna merah hitam yang mugkin kurang cocok.

Drivetrain ini terdiri dari shifter, RD, dan crank yang berwarna hitam, dan tentu saja warna rantai dan sprocket 11 speed tetap berwarna silver. Mengenai harga, produk ini tak berbeda dengan XX1 sebelumnya.

Sram juga merancang beberapa aksesoris kecil versi black edition. Salah satunya adalah boot pelindung crank. Sparepart kecil ini berfungsi melindungi ujung crank agar tak mudah aus saat bergesakan dengan bebatuan ataupun material lain.

crank arm cover

Meskipun disebut sebagai produk 2016, drivetrain ini akan dijual dipasaran mulai Maret 2015. Jika demikian apanya yang disebut produk 2016? Hanya trik marketing nampaknya.

Drivetrain 1×11 saat ini cukup mempengaruhi industri sepeda. Bahkan kedepannya memungkinkan beberapa industri sepeda akan merancang frame yang hanya kompatibel dengan single chainring.

Sepeda Enduro GT Sanction Kini Mempunyai 4 Linkage

0

BIKESTREAK – GT merancang sepeda 27,5” khusus untuk penggunaan kompetisi enduro. Geometri GT Sanction memiliki wheelbase yang lebih panjang dari kebanyakan sepeda downhill, dan menggunakan stem pendek untuk meningkatkan stabilitas. Kinerja suspense belakang ditangani oleh Fox Float X CTD dengan travel sepanjang 165mm.

Desain suspense GT I-Drive disebut sebagai ‘Independent Drivetrain’ pada model terbaru, menggunakan foating bottom bracket yang memungkinkan posisi pivot utama relative lebih tinggi. Disini BB bergerak dalam bagian yang terpisah dari poros swingarm. Pada dasarnya kerja suspensi yang unik ini menciptakan 4 buah sistem linkage. Desain suspensi ini menyerupai system yang digunakan pada sepeda downhill GT Fury dengan beberapa penyesuaian untuk sepeda enduro.

sistem linkage gt

Berbeda dengan sepeda downhill sepeda enduro tak hanya dirancang untuk melahap trek turunan tetapi juga harus mudah dalam melewati tanjakan. Ada kalanya kompetisi balap enduro harus melewati jalan menanjak. Tuas remote Fox Float X CTD pada stang memudahkan pengguna untuk mengatur kinerja rear shock. CTD sendiri merupakan kependekan dari Climb Trail Descend.

Settingan climb akan memberi compression damping paling keras yang digunakan saat trek menanjak. Namun demikian, untuk melewati tanjakan yang berkelok-kelok, sepeda ini dirasa masih kurang cocok. Pilihan trail merubah compression damping tingkat menengah yang digunakan saat melewati tanjakan yang diikuti turunan landai kemudian. Terakhir, opsi descend merupakan settingan compression damping paling rendah yang digunakan saat melibas turunan.

Meski bukan dari jenis sepeda downhill, GT Sanction tetap dapat menuruni trek yang penuh akar dengan baik. Tidak banyak sepeda dengan travel medium dapat mengatasi medan seperti ini. Dengan kombinasi suspensi dan geometri frame yang tepat, sepeda enduro ini dapat melakukannya. Kemampuannya bermanuver dalam medan turunan hampir menyamai GT Fury yang memang murni sepeda downhill.

Giant Intrigue – Sepeda All Mountain Untuk Anatomi Wanita

0
giant all mountain

BIKESTREAK – Seperti Santa Cruz yang memproduksi ladies AM bike, Giant juga mendesain sepeda AM yang ditujukan untuk kaum hawa. Alih-alih hanya mengambil frame standar, dan berusaha untuk membuatnya terlihat lebih feminin, dengan menambahkan pilihan ukuran frame yang lebih kecil, Giant telah menyesuaikan geometri sepeda khusus untuk anatomi perempuan. Giant Intrigue hadir dengan dua spesifikasi yang berbeda dan tiga ukuran frame (S, M dan L) yang semuanya memakai ban 27,5″.

Frame terbuat dari aluminium AluxX SL disertai shock belakang Fox Evolution Float CTD dengantravel sepanjang 140 mn. Geometri Intrigue secara fundamental berbeda dengan versi pria, memiliki sudut head tube 1° lebih curam dan wheelbase lebih pendek untuk membuatnya lebih lincah. Frame ini juga memiliki top tube pendek untuk disesuaikan dengan jangkauan pengendara perempuan.

shifter X0

Anehnya, Giant melengkapi sepeda ini dengan SRAM X0 GripShift, bukan menggunakan tuas shifter konvensional. Berbagai variasi panjang jari wanita mungkin sedikit menyulitkan untuk menggunakan trigger shifter. Sebenarnya pemilihan gripshift naupun trigger shifter merupakan masalah selera pemakai. Sistem pengereman ditangani secara memadai oleh discbrake Avid Elixir 7 dengan rotor 160mm. Ketinggian seatpost dapat diatur dengan cepat melalui tuas pada handlebar. Suspensi Maestro menunjukkan sensitivitas di setiap medan yang dilalui.

Sepeda Giant Intrigue mudah diajak melahap lompatan dengan kestabilan yang tetap terjaga. Shifter sram X0 bekerja sangat responsive, tetapi bagi yang tidak terbiasa menggunakan gripshift perlu sedikit beradaptasi. Ban Schwalbe Nobby Nic memberikan daya cengkram yang baik pada trek yang sedikit basah maupun tanah kering.

RECENT POST