blog counter

Reviews

Home Reviews
review fullbike maupun komponen & aksesoris dari berbagai jenis & merk sepeda

Sepeda Elektrik Berbasis All Mountain untuk Penyandang Disabilitas

0

BIKESTREAK – Outrider USA membuat sebuah inovasi dengan merancang sepeda elektrik yang dikhususkan untuk penyandang disabilitas. Sepeda yang dinamai horizon trike ini pun dirancang berbasis all mountain sehingga memiliki kinerja yang tinggi, seperti slogannya ‘adaptable for disabilities | all terain | pedal electric’. Dengan performa yang baik, sepeda ini akan cocok jika digunakan untuk kompetisi paralympic (jika ada kelas yang memadai).

Sepeda ini didedikasikan untuk penyandang disabilitas yang ingin merasakan berpetualang menggunakan sepeda. “Hanya karena seorang individu memiliki kekurangn fisik, bukan berarti mereka tidak lagi mendambakan rasanya berpetualang dan merasakan bebasnya bersepeda,” kata co-founder dari outrider.

Nampak pada foto diatas, sepeda ini menggunakan ban maxxis tapak lebar, disc brake, dan dilengkapi RD untuk perpindahan transmisi. Horizon trike tidak seperti sepeda elektrik pada umumnya. Dengan desain yang adaptif disertai perangkat elektrik yang powerful, sepeda ini mampu diajak berpetualang di jalanan off road, dapat bergerak mundur, dan diklaim dapat mencapai kecepatan sekitar 30 mph (48km/h). Namun sepeda elektrik ini tidak diekspor ke Indonesia, bahkan sepeda ini juga tidak dijual via amazon (untuk saat ini). Hanya melalui email yang tertera di website resmi jika ingin memesannya atau sekedar mengetahui harganya.

Dartmoor Wish Pro – Sepeda Freeride yang Lincah dan Handal

0
sepeda freeride dartmoor wish

BIKESTREAK – Produk Dartmoor Wish Pro dirancang untuk semua pencinta sepeda yang hobi menantang adrenaline di pegunungan. Anda akan merasakan kenikmatan bermain di bikepark dan melahap drop off tinggi. Sepeda ini dilengkapi dengan fork bersuspensi udara Rock Shox Lyrik dan Rock Shox Monarch yang memiliki fitur adjustable untuk menyesuaikan suspensi sesuai kebutuhan pengguna dan jenis medan yang dilalui. Fork dan rear shock dari Rockshox ini menggantikan Xfusion yang digunakan pada produk dartmoor wish pro keluaran tahun 2012.

Stang / handlebar dari sepeda ini memakai produk dari dartmoor sendiri yang dinamai Dartmoor Nitro, disertai sistem perangkat pengereman menggunakan cakram hidrolik Avid Elixir 5. Crank menggunakan Truvativ Hussefelt dengan chainring yang juga produk dartmoor yang dinamai Dartmoor Totem. Velg yang kuat dan ringan didasarkan pada rim Raider dengan hub depan keluaran Revolt 20 dan Vee-Oh untuk hub belakang yang lebih kaku. Sistem transmisi dipercayakan pada komponen Sram X7 untuk rear derailleur, dengan shifter 9 speed type Sram X5.

Travel pada shock belakang frame Dartmoor Wish keluaran 2012 sepanjang 160mm, dan untuk tahun 2014 memakai shock belakang dengan travel sepanjang 170mm. Frame dartmoor wish cocok untuk penggunaan freeride terlebih jika dimainkan di bikepark. Geometri yang kompak dengan sudut agresif membuat Dartmoor Wish benar-benar lincah dan handal bahkan pada kecepatan tinggi.

  • Frame: alu 7005 with 160mm travel and tapered head tube
  • Fork: Rock Shox Lyrik Solo Air R, 160mm, 20mm axle
  • Shock: Rock Shox Monarch R 216x63mm
  • Handlebar: Dartmoor Nitro, alu 7075, diameter: 31.8mm, width: 780mm
  • Stem: Dartmoor Fury 2013 OEM, alu 6061, diameter: 31.8mm
  • Crankset: Truvativ Hussefelt
  • Chainring: Dartmoor Totem 36T
  • BB: Truvativ How XR73 BB
  • Pedals: Dartmoor Stream Pro, sealed bearings
  • Chain guide: Dartmoor Blade ISCG-05
  • Rear derailleur: SRAM X-7 9-speed
  • Shifter: SRAM X-5
  • Cassette: SRAM PG-950 11-28T
  • Rear hub: Dartmoor Vee-Oh OEM, 135x10mm, sealed bearings
  • Front hub: Dartmoor Revolt 20 OEM, sealed bearings
  • Rims: Dartmoor Raider 26”, alu 6061, double wall, 36H
  • Tires: Kenda Nevegal 2.35”
  • Seat: Dartmoor Ivy
  • Seat post: Dartmoor Fusion L, alu 6061, diameter: 31.6mm, length: 300mm
  • Brake/lever (front/rear): Avid Elixir 5 with 203mm rotor
  • Weight:15,5kg

Sepeda Freeride Scott Voltage FR20 hanya Memakai Sram X4 dan X5

0
scott freeride

BIKESTREAK – Scott Voltage merupakan sepeda yang dirancang untuk freeride maupun mini downhill yang pertama di produksi pada 2007. Rancangan geometri dan suspensinya didesain agar mampu melibas medan trail di bike park. Chainguide E13 LG-1 yang ringan tetap menjaga kinerja rantai meskipun saat sepeda melewati medan yang ekstrim.

ADJUSTABLE GEOMETRY AND TRAVEL

scott technology

Sepeda seberat 16,9 kg (37,18 lbs) ini memiliki beberapa pilihan geometri dan travel shock sesuai kebutuhan pengguna, seperti slope style maupun di lintasan bikepark. Frame ini memiliki 2 posisi rearshock yang memungkinkan untuk penggunaan travel antara 160-180mm.

Voltage FR20 menggunakan garpu Rockshox Domain R sepanjang 180mm dan rear shock memakai X-Fusion Vector R. Transmisi untuk shifter hanya menggunakan Sram X4 yang merupakan produk entry level. RD memakai Sram X5 8 speed medium cage karena shifter X4 terbatas hanya ada opsi 8 speed. Pilihan brakeset jatuh kepada Shimano BR-M445 dengan diameter  disc sepanjang 203mm. Ban tapak lebar dengan ukuran 26 x 2,35 dari Schwalbe Downhill Evolution Line yang menghiasi sepeda ini siap diajak melahap berbagai kondisi lintasan.

Sepeda Enduro GT Sanction Kini Mempunyai 4 Linkage

0

BIKESTREAK – GT merancang sepeda 27,5” khusus untuk penggunaan kompetisi enduro. Geometri GT Sanction memiliki wheelbase yang lebih panjang dari kebanyakan sepeda downhill, dan menggunakan stem pendek untuk meningkatkan stabilitas. Kinerja suspense belakang ditangani oleh Fox Float X CTD dengan travel sepanjang 165mm.

Desain suspense GT I-Drive disebut sebagai ‘Independent Drivetrain’ pada model terbaru, menggunakan foating bottom bracket yang memungkinkan posisi pivot utama relative lebih tinggi. Disini BB bergerak dalam bagian yang terpisah dari poros swingarm. Pada dasarnya kerja suspensi yang unik ini menciptakan 4 buah sistem linkage. Desain suspensi ini menyerupai system yang digunakan pada sepeda downhill GT Fury dengan beberapa penyesuaian untuk sepeda enduro.

sistem linkage gt

Berbeda dengan sepeda downhill sepeda enduro tak hanya dirancang untuk melahap trek turunan tetapi juga harus mudah dalam melewati tanjakan. Ada kalanya kompetisi balap enduro harus melewati jalan menanjak. Tuas remote Fox Float X CTD pada stang memudahkan pengguna untuk mengatur kinerja rear shock. CTD sendiri merupakan kependekan dari Climb Trail Descend.

Settingan climb akan memberi compression damping paling keras yang digunakan saat trek menanjak. Namun demikian, untuk melewati tanjakan yang berkelok-kelok, sepeda ini dirasa masih kurang cocok. Pilihan trail merubah compression damping tingkat menengah yang digunakan saat melewati tanjakan yang diikuti turunan landai kemudian. Terakhir, opsi descend merupakan settingan compression damping paling rendah yang digunakan saat melibas turunan.

Meski bukan dari jenis sepeda downhill, GT Sanction tetap dapat menuruni trek yang penuh akar dengan baik. Tidak banyak sepeda dengan travel medium dapat mengatasi medan seperti ini. Dengan kombinasi suspensi dan geometri frame yang tepat, sepeda enduro ini dapat melakukannya. Kemampuannya bermanuver dalam medan turunan hampir menyamai GT Fury yang memang murni sepeda downhill.

Chain Guide MRP G3, Top Level Chain Guide

0

BIKESTREAK – Dari berbagai chain guard yang beredar di pasaran, G3 merupakan salah satu produk chainguide terbaru dari MRP (Mountain Racing Product), produsen chain guard yang sudah kondang namanya. Sejauh ini G3 memiliki performa yang ideal.

Chain guard ini berfungsi menjaga rantai selalu pada posisinya dan mengurangi kebisingan saat pedal dikayuh atau saat melewati trek yang kasar. Adanya karet pada bagian atas chain guide digunakan untuk meredam bisingnya bunyi rantai. Roller dan G-slide juga tetap bekerja dengan optimal meski dalam kondisi berlumpur.

Chainguide ini tersedia untuk 2 ukuran, 32-36T (mini) dan 36-40T (mega), dengan 2 pilihan warna hitam atau putih. Meskipun dengan berat antara 153g (Mini Carbon ISCG) hingga 204g (Mega Alloy ISCG), namun chain guide ini tetap merupakan produk yang sangat kuat dan kaku.

Sepeda Enduro Murah Terbaru Dari Canyon – Strive CF

0
sepeda enduro cf

BIKESTREAK – Canyon, industri sepeda asal Jerman meluncurkan sepeda enduro terbaru canyon tersebut pada Juni tahun lalu dengan nama Strive CF. Dengan konsep terbaru yang dinamai shapeshifter, teknologi frame ini diklaim lebih efektif menyesuaikan geometri frame dan suspensi kinematik dengan cepat, yang mana mampu menyesuaikan kondisi medan XC hingga DH.

tuas shape

The Shapeshifter adalah bar yang dioperasikan mini-piston, yang menggerakkan link tepat di bawah rocker utama pada frame. Sistem ini mampu menggerakkan rear shock maju – mundur dan menyesuaikan panjang travel sesuai geometri sepeda. Piston ini terletak antara tube frame dan rocker linkage.

shock adjustable

Saat mode XC rear shock memiliki panjang travel 130mm dan bersifat lebih kaku dibanding mode DH untuk mengurangi efek bobbing saat melalui tanjakan. Pada mode DH panjang travel dapat ditingkatkan hingga 160mm, sehingga menyebabkan sudut headtube berubah dari 67,5 menjadi 66 derajat, sedangkan sudut seattube berubah dari 75 ke 73,5 derajat. Pengaktifan mode DH dilakukan dengan menekan dan menahan tuas shapeshifter, namun sistem ini tidak memiliki mode tengah.

shock sepeda XC DH

Sepeda enduro ini dijual di pasaran dengan rentang harga antara 3419 $ hingga 4619 $. Tersedua ukuran S hingga XL untuk frame standar dan ukuran S, M, L untuk kelas pro.

Group Set Entry level Microshift Mezzo 8 Speed

0
microshift mezzo

BIKESTREAK – Seperti yang kita tahu jajaran produk group set selalu didominasi oleh Shimano dan Sram. Tidak banyak biker yang mengenal produk kluaran Microshift.

Industri asal Taiwan ini telah didirikan sejak 1999. Meskipun di produksi di Taiwan, Microshift lebih merancang produknya agar lebih kompatibel jika dikombinasikan dengan produk Shimano. Saat ini group set yang diproduksi hanya terdiri shifter, FD, RD, dan sprocket, tanpa crank maupun rantai.

Seri mezzo ini merupakan kelas paling bawah (diluar produk non series). Pihak microshift sendiri mensejajarkan seri ini sepadan dengan shimano alivio. Seperti kata pepatah “rego nggowo rupo”, perpindahan yang dikerjakan shifter ini masih kurang responsif, pergeseran derailleur ke gear yang lebih tinggi dirasa masih lambat. Sebenarnya group set ini dapat bekerja dengan cukup baik jika didapat pengaturan shifter yang tepat. Secara keseluruhan kemampuan group set ini sepadan dengan harganya.

 

Pedal Sepeda Raceface Atlas Khusus Freeride – Downhill

0
review pedal fr dh

BIKESTREAK – Selain berbagai varian crank, raceface juga mengeluarkan pedal. Pedal raceface atlas dirancang untuk penggunaan trail, allmountain, freeride, maupun downhill. Dengan ketinggian 12-14,5 mm, pedal ini tergolong tipis. Pedal yang terbuat dari aluminium ini memiliki berat 355 gram. Masing-masing unit pedal dilengkapi 10 buah pin. Dengan ketinggian yang tepat dan tidak berbentuk tajam, pin ini memberikan grip yang baik, sehingga cocok untuk penggunaan sepeda FR ataupun DH.

Desain setiap lekukan pedal ini dapat dikatakan menyerupai desain dari spank spike. Yang membedakan ialah pedal sepeda raceface atlas ini sedikit lebih lebar sehingga terasa nyaman saat kaki memijak. Namun demikian pedal ini memang bukan pedal yang berukuran paling lebar dipasaran.

review raceface

Pedal ini dipasarkan dengan 4 varian warna, yaitu, hijau, merah, biru, dan hitam. Di amazon, produk ini dibandrol seharga $ 125-180. Sedangkan untuk pemasangannya diperlukan kunci heksagon berukuran 8 mm.

RECENT POST