Reviews

Home Reviews
review fullbike maupun komponen & aksesoris dari berbagai jenis & merk sepeda

Juliana Roubion – Sepeda All Mountain Khusus Wanita

0
sepeda AM wanita

BIKESTREAK – Juliana adalah brand sepeda pertama yang benar-benar meluncurkan sepeda AM / Enduro khusus untuk wanita. Sama sekali tidak ada komponen entry level yang tersemat didalamnya.

Frame sepeda berwarnya hijau ini terbuat dari serat karbon yang kaku. Meskipun dedesain untuk menangani medan DH trails, sepeda ini juga bisa menghadapi jalur tanjakan dengan baik. Chainstay pada frame Roubion sedikit lebih panjang dibanding beberapa sepeda di kelasnya, sehingga mudah untuk memasang ban tapak lebar pada frame, bahkan masih ada ruang tersisa.

rear shock cane creek

Juliana Roubion menggunakan sistem VPP yang dipatenkan Santa Cruz. Suspensi Virtual Pivot Point memiliki link pendek yang menghubungkan segitiga belakang. Frame yang dikombinasikan dengan fork (Rockshox Pike RCT3 Solo Air 150mm) dan rearshock (Fox Float CTD / Cane Creek Double Barrel) yang memiliki fitur lockout akan memudahkan rider saat melalui jalanan menanjak. Anda dapat mengatur kecepatan rebound sesuai keinginan anda. Head angle dengan sudut 67° membuat sepeda cocok untuk turunan namun juga tidak menyulitkan untuk mengatasi tanjakan.

handlebar carbon 720mm

Handlebar karbon sepanjang 720mm baik untuk sebagian besar pengendara perempuan, namun untuk beberapa orang mungkin dirasa terlalu sempit, terlebih jika dikombinasikan dengan top tube pendek.

garpu rock shox

Rim karbon keluaran ENVE M60 Forty memberikan tingkat kepresisian yang tinggi pada rim ukuran 27,5”.

sram xx1 rd

Drivetrain Sram XX1 (single crank 32T, sprocket 11 speed) bekerja dengan responsif dan tak berisik, terlebih dengan adanya pelindung karet pada chainstay. Secara keseluruhan, sepeda ini sangat bagus untuk sepeda perempuan yang disertai komponen-komponen terbaik.

Spesifikasi Sepeda Downhill Giant Trance 2017, Kini Lebih Stabil

0
trail 275

BIKESTREAK – Sama seperti versi sebelumnya, sepeda trail enduro keluaran Giant ini tetap menggunakan suspensi belakang dengan travel sepanjang 140mm dan roda berukuran 27,5”. Namun demikian desain dan geometri dari frame Giant Trance 2017 kini telah mengalami beberapa pembaruan. Mereka (bagian marketing) mengklaim sepeda ini mampu melewati tanjakan semudah menggunakan sepeda XC, namun juga mampu melibas trek turunan layaknya  sepeda enduro.

Pengembangan Geometri

Desainer mereka berusaha membuat spesifikasi sepeda downhill Giant Trace untuk frame yang memiliki kestabilan lebih baik dari versi sebelumnya. Salah satu perubahan ini adalah merevisi konfigurasi suspensi agar keseimbangan lebih terjaga. Link suspensi belakang kini dibuat dari material karbon, yang membuat bobot link lebih terpangkas dari model sebelumnya yang terbuat dari bahan aluminium.

Pivot utama yang kini ditempatkan sedikit lebih rendah dari seat tube. Shock yang baru juga diklaim memiliki jangkauan rebound adjustment yang lebih luas, sehingga memudahkan rider untuk mencari setingan yang lebih presisi. Panjang chainstay kini lebih pendek 5mm yang kini menjadi 435mm. dan ketinggian bottom bracket juga lebih rendah 5 mm dari versi sebelumnya. Bagian fork memiliki travel 150 mm dengan sudut head angle sebesar 67 derajat.

Jajaran tertinggi akan dilengkapi dengan drivetrain SRAM Eagle 12 speed, kaki-kaki menggunakan ban Schwalbe Nobby Nic, Garpu depan memakai Rockshox Pike RCT3 dan pada shock belakang terpasang Rockshox Super Deluxe RC3.

Dartmoor Wish Pro – Sepeda Freeride yang Lincah dan Handal

0
sepeda freeride dartmoor wish

BIKESTREAK – Produk Dartmoor Wish Pro dirancang untuk semua pencinta sepeda yang hobi menantang adrenaline di pegunungan. Anda akan merasakan kenikmatan bermain di bikepark dan melahap drop off tinggi. Sepeda ini dilengkapi dengan fork bersuspensi udara Rock Shox Lyrik dan Rock Shox Monarch yang memiliki fitur adjustable untuk menyesuaikan suspensi sesuai kebutuhan pengguna dan jenis medan yang dilalui. Fork dan rear shock dari Rockshox ini menggantikan Xfusion yang digunakan pada produk dartmoor wish pro keluaran tahun 2012.

Stang / handlebar dari sepeda ini memakai produk dari dartmoor sendiri yang dinamai Dartmoor Nitro, disertai sistem perangkat pengereman menggunakan cakram hidrolik Avid Elixir 5. Crank menggunakan Truvativ Hussefelt dengan chainring yang juga produk dartmoor yang dinamai Dartmoor Totem. Velg yang kuat dan ringan didasarkan pada rim Raider dengan hub depan keluaran Revolt 20 dan Vee-Oh untuk hub belakang yang lebih kaku. Sistem transmisi dipercayakan pada komponen Sram X7 untuk rear derailleur, dengan shifter 9 speed type Sram X5.

Travel pada shock belakang frame Dartmoor Wish keluaran 2012 sepanjang 160mm, dan untuk tahun 2014 memakai shock belakang dengan travel sepanjang 170mm. Frame dartmoor wish cocok untuk penggunaan freeride terlebih jika dimainkan di bikepark. Geometri yang kompak dengan sudut agresif membuat Dartmoor Wish benar-benar lincah dan handal bahkan pada kecepatan tinggi.

  • Frame: alu 7005 with 160mm travel and tapered head tube
  • Fork: Rock Shox Lyrik Solo Air R, 160mm, 20mm axle
  • Shock: Rock Shox Monarch R 216x63mm
  • Handlebar: Dartmoor Nitro, alu 7075, diameter: 31.8mm, width: 780mm
  • Stem: Dartmoor Fury 2013 OEM, alu 6061, diameter: 31.8mm
  • Crankset: Truvativ Hussefelt
  • Chainring: Dartmoor Totem 36T
  • BB: Truvativ How XR73 BB
  • Pedals: Dartmoor Stream Pro, sealed bearings
  • Chain guide: Dartmoor Blade ISCG-05
  • Rear derailleur: SRAM X-7 9-speed
  • Shifter: SRAM X-5
  • Cassette: SRAM PG-950 11-28T
  • Rear hub: Dartmoor Vee-Oh OEM, 135x10mm, sealed bearings
  • Front hub: Dartmoor Revolt 20 OEM, sealed bearings
  • Rims: Dartmoor Raider 26”, alu 6061, double wall, 36H
  • Tires: Kenda Nevegal 2.35”
  • Seat: Dartmoor Ivy
  • Seat post: Dartmoor Fusion L, alu 6061, diameter: 31.6mm, length: 300mm
  • Brake/lever (front/rear): Avid Elixir 5 with 203mm rotor
  • Weight:15,5kg

Commencal Meta AM V4 2015 Generasi Baru Sepeda Enduro

0
Meta AM 2015

BIKESTREAK – Meta AM V4, sebagai generasi keempat bertujuan untuk melakukan perubahan yang lebih baik dari saudaranya terdahulu, Meta AM V3. Melalui produk terbaru ini, Commencal mendesain sepeda yang nyaman & efisien ketika crank melakukan kinerja yang berat. Sebuah sepeda dengan paduan antara performa, estetika, dan kesenangan.

brand commencal

Konstruksi frame menggunakan aluminium kelas atas

Commencal tetap berkomitmen menggunakan material aluminium, yang mana Meta V4 dirancang dengan Alloy 6066. Perancangan frame yang dibangun dengan ketelitian, dipanaskan, dan disematkan untuk menghasilkan daya tahan yang luar biasa. Meskipun memakai aluminium bukan berarti merupakan frame murahan. Frame Meta V4 memiliki berbagai teknologi, yang mana setiap tabung frame dibentuk secara khusus untuk meningkatkan rasio berat / kehandalan dan menghasilkan geometri yang sempurna. Axle (as roda) terbuat dari aluminium 7075 disertai bearing oversize untuk mengoptimalkan durabilitas.

frame commencal 2015

Frame Meta V4 memiliki konstruksi yang lebih sederhana dari V3 yang dengan demikian bertujuan untuk mengoptimalkan berat frame. Secara signifikan V4 sebih ringan daripada V3, namun demikian Commencal tetap memprioritaskan kehandalan suatu sepeda. Dengan menggunakan compact linkage dan satu set compact drop out, Commencal telah menemukan cara lain untuk mengurangi berat tanpa mengorbankan kehandalan. Top tube terdiri dari 3 bagian dan merupakan bagian terpenting dari konstruksi rangka. Di dalam top tube terdapat rongga untuk pemasangan rear shock. Dengan demikian ketinggian standover masih sangat rendah untuk kenyamanan biker dan tampilan sepeda yang agresif.

desain frame commencal

Segitiga belakang telah dirancang untuk mengoptimalkan kekakuan, dalam hal ini frame V4 lebih soft dibanding V3. Sebuah frame yang kaku memberikan geometri yang sangat presisi, namun memiliki grip kurang baik ketika melewati akar, batu, dan berbagai jalan makadam. Tingkat kekakuan frame Meta V4 memberikan grip yang baik di segala kondisi dan menjaga kepresisian yang diperlukan. Commencal selalu memperhatikan setiap detail dari rancangannya. Jalur kabelyang terintegrasi memberikan perlindungan yang baik dan penampilan frame yang tampak smooth.

Tidak semua orang menyukai stang dengan tambahan remote. Dengan posisi shock yang sedekat mungkin dengan pengendara, akan member kemudahan untuk mengakses dan mengoptimalkan shock sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sepeda All Mountain Terbaru Polygon Collosus N9

0
all mountain n9

BIKESTREAK – Dengan datangnya produk baru Collosus N9, Polygon menarget konsumen pasar Amerika Serikat pada awal Mei 2014. Produk sepeda polygon sendiri telah mulai jarang ditemui di Amerika Utara.

Produk N9 ini tergolong kelas all mountain dengan ukuran roda 27,5”. Menggunakan material frame berbahan karbon disertai beberapa perangkat high class seperti groupset Sram XX1, brakeset Shimano XT, garpu Fox Float 34 Talas 160mm dan Fox Float X CTD untuk shock belakang.

Teknologi suspensi FS3

Prototipe N9 diperkenalkan pada 2013 di Taipei Cycle Show. Sejak saat itu telah ada beberapa revisi dan perubahan nama, meskipun desain basic frame tetap sama. Bagian depan serat karbon dan segitiga belakang bergabung dengan dua link aluminium yang mana Polygon menyebutnya desain suspensi FS3. Istilah FS3 adalah desain dual link dengan shock belakang mengambang di antara dua link aluminium.

teknologi fs3

Detail frame

Garis dan sudut frame N9 yang unik membuatnya terlihat tidak seperti sepeda pada umumnya yang beredar di pasaran. Kabel rem dan RD disalurkan melalui bagian dalam frame. Meskipun menggunakan drivetrain Sram XX1, pada frame N9 tetap disertai tab ISCG 05. Sepeda dengan bobot fullbike seberat 13,74 kg (frame 3,14 kg) ini dijual seharga $5800 di US.

frame all mountain

Perlengkapan Sepeda Unik, Keren dan Anti Mainstream

0
toolkit mini

BIKESTREAK – Repot membawa toolkit yang tak bisa masuk ke dalam saku? Mungkin anda perlu mencoba alat ini. Benda kecil yang unik ini mampu mengkombinasikan 9 kunci dan alat pembuka tutup botol menjadi 1 dalam bentuk ring. Bahkan bisa juga dipergunakan sebagai gantungan kunci karena ukurannya yang tergolong mungil. Dengan demikian benda ini sangat memudahkan dalam mobilitas.

toolkit sepeda

Ringtool ini terdiri dari 5 kunci heksagon (kunci L) berukuran 3,4,5,6,8 mm, obeng –/+/*, kunci pas untuk spoke / jari-jari velg, dan bagian tengah yang dapat digunakan sebagai pembuka tutup botol. Namun dalam produksi masal dipangkas menjadi 8 bagian.

Toolkit sepeda unik ini dirancang untuk menyediakan fungsionalitas maksimal dengan bentuk minimal. Alat ini diproduksi dalam stainless steel yang berkualitas tinggi untuk menjaga durabilitas namun tetap memiliki bobot ringan. Dibutuhkan waktu lama dalam memikirkan konsep pembuatannya. Produk ini merupakan hasil dari penghitungan dan pengujian dengan pengendara sepeda, mekanik, arsitek, desainer, dan juga ahli material.

Melalui reductivist.com perangkat ini dijual seharga $28. Tertarik memilikinya atau bahkan menjadi reseller?

Perangkat Rem Hidrolik Sram yang Merambah Road Bike

0

BIKESTREAK – Setelah beberapa tahun melakukan pengujian dan pengembangan, tim dari Sram menekankan bahwa modulasi, kemudahan penggunaan, dan kehandalan dalam berbagai kondisi menjadi target utama untuk sistem baru yang dikeluarkan SRAM. Memakai rem super pakem yang mudah mengunci putaran roda tentu sangat tidak nyaman dan akan menghambat peningkatan skill pembalap.

Tidak seperti perangkat rem mekanik yang menggunakan kekuatan daya tarik kabel untuk menggerakkan caliper, sistem hidrolik menggunakan kekuatan dorongan minyak untuk melakukannya. Teknologi ini memang telah digunakan pada sepeda MTB bertahun-tahun lalu, namun tidak pada road bike, bisa jadi karena bobot yang lebih berat sistem mekanik mengingat roadbike sangat memperhatikan bobot sepeda.

Lebih Berat dari Sistem Mekanik

Disini Sram Red 22 memiliki dua pilihan perangkat rem hidrolik: rem dengan kaliper yang terletak pada rim/velg dan pada cakram. Perangkat rem Hydro R untuk rim/velg dapat dipasang pada roda dan frame standar, dengan bobot sekitar 104gr lebih berat dari sistem pengereman mekanik dari Sram Red 22. Pilihan lain yaitu Hydro R untuk opsi cakram lebih berat 463gr dari sistem mekanik (tidak termasuk perubahan wheelset dan fork untuk disc brake).

Sistem hidrolik pada Sram Red 22 ini dirancang untuk dapat melakukan pengereman secara smooth / soft dan juga mengatasi panas yang muncul akibat gesekan kaliper terhadap rim maupun cakram. Jadi perangkat dari Sram ini tidak akan menghasilkan panas berlebih pada velg sepeda dan tetap dapat bekerja dengan baik meskipun dalam kondisi panas.

sram red hydraulic discbrake

Review Disc Brake Hydraulic Avid Elixir 1 Untuk Road Bike dan MTB

0
avid elixir 1

BIKESTREAK – Avid Elixir 1 merupakan hydraulic disc brake road bike dan MTB termurah atau kelas paling bawah dari jajaran produk Avid. Meskipun dibandrol dengan harga paling terjaungkau, namun kualitas produk entry level ini tetap dapat diandalkan (sesuai harganya).

Dengan bentuk master silinder yang sedikit lebih besar, membuat perangkat ini cukup memakan tempat jika bersanding dengan shifter. Material komponen juga tergolong berat dengan bobot 415 gram, wajar saja mengingat harga dari produk ini merupakan produk paling ekonomis dikelasnya, sejajar dengan Tektro Draco. Brakeset entry level ini tersedia di pasaran dengan 3 varian warna, hitam, silver, dan putih.

Untuk penggunaan dalam kondisi basah, tampaknya perangkat rem hidrolik ini kurang bekerja dengan baik. Meski demikian, secara keseluruhan Elixir 1 ini tetap menjadi hydraulic disc brake yang dapat diandalkan dikelasnya.

Disc brake keluaran avid umumnya sangat jarang ditemui dikota-kota kecil, hanya produk keluaran shimano yang banyak berjajar ditoko-toko sepeda. Jika anda menggunakan Avid, tentu akan tampak berbeda dengan biker pada umumnya yang seringkali menggunakan produk Shimano yang sudah terlalu mainstream, terlebih jika dikombinasikan dengan drivetrain keluaran Sram atau Microshift.

RECENT POST